Setelah Vakum Beberapa Tahun, Museum Kolong Tangga Dibuka Kembali

BANTUL (DIY) | matayogya.com – Setelah beberapa tahun vakum, akhirnya Museum Kolong Tangga beroperasi kembali. Museum mainan dan pendidikan alternatif untuk anak-anak itu kini buka di Jalan Karangjati, Gedongan, Kalurahan Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, D.I.Yogyakarta

Ada sekitar 12.000-an objek di museum ini yang terdiri atas mainan, permainan, buku cerita, poster, gambar, dan lain-lain.

“Pembukaan gedung baru Museum Kolong Tangga ini menandai babak baru bagi museum yang telah lama diakui sebagai pelopor dalam mempromosikan pendidikan alternatif melalui mainan dan permainan tradisional di Jogja khususnya dan Indonesia umumnya,” kata Project Manager, Irma Restiyana baru-baru ini.

Museum Kolong Tangga pertama kali dibuka pada 2 Februari 2008. Sejak awal berdirinya, Museum Kolong Tangga ber misi mempromosikan pendidikan alternatif melalui mainan dan permainan tempo dulu, baik dari Indonesia maupun berbagai belahan dunia.

Pengunjung museum dapat menjumpai koleksi mainan dan permainan serta mempelajari nilai sejarah, lingkungan dan sosial yang tersimpan di dalamnya. Misalnya dari penggunaan bahan, proses pembuatan, hingga bagaimana cara memainkan mainan tersebut. Selain itu, Museum Kolong Tangga ingin mengangkat dan memperkenalkan fungsi dari mainan dan permainan tradisional sebagai bagian dari kehidupan anak-anak.

Baca Juga :  Pemkab Gunungkidul Siap Menjadi Tuan Rumah di 'PORDA 2025; Prestasi untuk Jogja Istimewa

Namun, pada tahun 2017 museum ini terpaksa menutup gedung lamanya di bawah tangga Taman Budaya Yogyakarta (TBY). Menurut Irma, koleksi Museum Kolong Tangga bukan hanya terdiri dari mainan dan permainan, tetapi segala sesuatu yang berkaitan dengan dunia anak.

Koleksi museum ini bukan hanya dari Indonesia, namun juga dari beberapa negara dan juga sumbangan dari kedutaan besar (Kedubes) dari dalam dan luar negeri. Pihaknya ingin mengenalkan kembali mainan tradisional yang jaya pada masanya sekaligus mengedukasi anak-anak akan nilai-nilai budaya.

Meskipun museum ini dikhususkan bagi anak-anak, namun juga bisa bisa untuk bernostalgia bagi orang dewasa.

“Untuk orang dewasa mungkin bisa jadi nostalgia di museum ini karena isinya banyak mainan tradisional, mainan jadul. Bagi anak-anak bisa belajar memahami bagaimana permainan dan mainan tempo dulu dan apa yang kita dapatkan dari sana,” ucapnya.

Selain berisi koleksi mainan anak, Museum Kolong Tangga memiliki beberapa program, di antaranya: Perpustakaan Burung Biru, Majalah Kelereng, Corens Library, Workshop, serta Museum Datang Mengunjungimu.

Baca Juga :  Letkol Inf Muhidin: Kesamaptaan Cermin Profesionalisme, Anggota Kodim 0729/Bantul Ikuti Tes Periodik 2025

 

Jam Buka Museum:
Museum Kolong Tangga buka setiap hari dari Selasa-Minggu (Senin tutup), Pukul 09.00-16.00 WIB.

Harga Tiket Masuk:
Harga tiket masuk Rp7.500 untuk anak anak dan Rp15.000 untuk dewasa. Khusus anak di bawah 2 tahun gratis.

Lokasi Museum Kolong Tangga:
Lokasi Museum ada di bangunan gedung di Jalan Karangjati, Gedongan, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul. Untuk menuju ke museum ini tidak terlalu sulit. Dari pusat Kota Jogja tinggal ke selatan melalui Jalan Bantul sampai simpang empat Kasongan. Dari simpang empat Kasongan ke arah barat menuju Jalan Kasongan, kemudian Jalan Karangjati sampai nemu plang Museum Kolong Tangga yang berada di sisi kiri jalan, masuk sekitar 50 meter.

(redaksi.)

Related Post "Setelah Vakum Beberapa Tahun, Museum Kolong Tangga Dibuka Kembali"
SEORANG PELAJAR KOMA USAI ALAMI KECELAKAAN TUNGGAL DI JALAN YOGYA-WONOSARI
‎PUTRA PERDANA RIA GUNUNGKIDUL AKAN KEMBALI GUNCANG LAPANGAN KESATRIAN DI LIBUR NATARU 2025
Dugaan Korupsi Bantuan Sosial di Gunungkidul: BLT KESRA Dipotong Ratusan Ribu, Dalih Untuk Pemerataan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!