

GUNUNGKIDUL (DIY) | matayogya.com – Sekitar 60 siswa SD Muhammadiyah Unggulan Ashidiq, di Kalurahan Watusigar, Kapanewon Ngawen, Kabupaten Gunungkidul, dilaporkan tidak masuk sekolah lantaran sakit massal sejak Jumat (10/10/2025). Kepala Dinas Pendidikan Gunungkidul, Nunuk Setyowati, S.Pd., M.M., memastikan insiden tersebut bukan akibat dari keracunan makanan (MBG), melainkan flu yang tengah mewabah.
”Kami tadi konfirmasi dengan Pak Korwil-nya sekaligus pengawas pembina, insiden tersebut memang benar, beberapa siswa tidak masuk. Sudah konfirmasi juga ke puskesmas, hasilnya bukan keracunan (MBG), namun wabah flu biasa begitu,” kata Nunuk saat dihubungi matayogya.com via WhatsApp, Rabu (15/10/2025) siang.
Lebih lanjut, Nunuk menjelaskan, SD tersebut termasuk penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari Kapanewon Karangmojo yang melayani empat SD di wilayah tersebut. Namun, hanya SD Muhammadiyah Unggulan Ashidiq saja yang melaporkan banyak siswa mengalami sakit massal.
”Karena SD Muhammadiyah Ngawen itu MBG-nya dari SPPG Karangmojo. Nah, SPPG Karangmojo kan ada empat SD yang dilayani. Yang tiga itu tidak ada masalah, jadinya memang bukan karena keracunan (MBG),” jelas Nunuk.
Pihak sekolah telah mengimbau siswa bergejala flu untuk beristirahat di rumah guna mencegah penularan. “Sebagian sudah ada yang masuk, sudah sehat. (Siswa yang belum masuk) masih batuk-batuk, masih pilek,” pungkasnya.
Kami dari Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul menghimbau kepada seluruh satuan pendidikan (guru dan siswa) untuk selalu menjaga kesehatan, berperilaku hidup sehat dan menjaga pola makan serta asupan gizi yg cukup sebagai antisipasi perubahan cuaca pada akhir-akhir ini.
Penulis: Arf_MY.
Editor: Redaktur.
Ikuti Saluran MY:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb7ZDWBHAdNVR2Jkqr14



