

PATI (JATENG) | matayogya.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Pati merilis jumlah korban pada aksi unjuk rasa yang terjadi di Alun-Alun Kota Pati pada Rabu, (13/8/2025).
Dikutip dari akun Tiktok @dinkes.pati. PLT Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, Luky Pratugas Narimo S.STP, MM, di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, Kalurahan Parenggan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah menjelaskan, Adapun berita yang beredar di masyarakat bahwasanya ada korban yang meninggal dunia. Akan tetapi hal itu langsung di bantah oleh
Luky menjelaskan, bahwa melalui data yang di himpun dari 11 rumah sakit dan puskesmas, sampai dengan pukul 15.11 wib , terdapat ada 57 orang pasien di rawat dengan luka ringan maupun berat dan sementara ini tidak ada korban meninggal dunia dalam aksi unjuk rasa tersebut.

“Jadi dengan hasil data ini tidak ada peserta aksi yang meninggal dunia.” Jelasnya.
Diberitakan sebelumnya pada media ini, Ketegangan sempat memuncak ketika sebagian massa melempar botol plastik ke arah petugas. Brimob langsung membentuk formasi penghalang untuk menjaga jarak aman.
“Kami mohon semua pihak menahan emosi. Aksi ini akan lebih kuat pesannya bila tetap berjalan damai,” jelas Kapolresta.
Kombes Pol Jaka Wahyudi menekankan bahwa pengamanan yang dilakukan sepenuhnya berorientasi pada keselamatan warga.

“Kami tidak ingin ada korban, baik dari peserta aksi, masyarakat, maupun petugas,” ujarnya di tengah koordinasi lapangan.
Mari kita tunjukkan bahwa Pati adalah daerah yang mampu menyampaikan aspirasi secara beradab dan bermartabat.
Luky Pratugas Narimo S.STP, MM. menghimbau kepada seluruh masyarakat agar senantiasa mengupdate berita dari sumber yang resmi dan tidak mempercayai begitu saja berita yang tersebar agar tidak terjadi kepanikan di masyarakat.
(Red/Harmadi)




