Pasien Meninggal Setelah Disuntik, Klinik dr. Ahmad Ali Z diduga Lakukan Malpraktik

GUNUNGKIDUL (DIY) | matayogya.com – Sebuah klinik praktek dr. Ahmad Ali Z dan dr. Indriani Alfatiri yang berada di Padukuhan Gesing, Kalurahan Purwodadi, Kapanewon Tepus, Gunungkidul, D.I. Yogyakarta, diduga lakukan malpraktik yang menyebabkan salah seorang pasien meninggal dunia. Hal tersebut sontak menuai sorotan publik.

Saat awak media mendatangi klinik tersebut guna mengkonfirmasi terkait peristiwa tersebut, diketahui, pihak klinik memilih bungkam saat dimintai keterangan. “Saya hanya ingin bicara kepada pihak keluarga,” ucap seorang dokter bernama Ali, Sabtu (26/07/2025).

Dijelaskan oleh salah satu keluarga korban bahwa, Santosa sekitar dua pekan lalu mengeluh sakit pada bagian lambung. Kemudian ia mendatangi klinik tersebut untuk berobat, namun saat itu dokter tidak sedang berjaga. Saat itu Santosa pun sempat diperiksa oleh tenaga medis lain. Atas rekomendasi dokter yang tidak ada ditempat, bahkan Santosa sempat di suntik oleh tenaga medis.

Baca Juga :  KASREM 072/PAMUNGKAS HADIRI PENGUKUHAN PASKIBRAKA DIY Tahun 2025

“Usai di suntik korban langsung mengalami kejang, tidak sadarkan diri, dan meninggal ditempat,” ucap salah satu keluarga korban melalui pesan singkat WhatsApp.

“Saat itu juga korban langsung dilarikan ke rumah sakit Semanu. Namun, nyawanya tidak dapat tertolong lagi,” tambahnya.

Atas kejadian itu, pihak klinik dan instansi kesehatan setempat belum bisa memberikan keterangan. Pihak keluarga berharap, kasus dugaan malpraktik ini dapat diusut tuntas untuk mendapatkan keadilan.

(Red/Hermawan)

Related Post "Pasien Meninggal Setelah Disuntik, Klinik dr. Ahmad Ali Z diduga Lakukan Malpraktik"
SEORANG PELAJAR KOMA USAI ALAMI KECELAKAAN TUNGGAL DI JALAN YOGYA-WONOSARI
‎PUTRA PERDANA RIA GUNUNGKIDUL AKAN KEMBALI GUNCANG LAPANGAN KESATRIAN DI LIBUR NATARU 2025
Dugaan Korupsi Bantuan Sosial di Gunungkidul: BLT KESRA Dipotong Ratusan Ribu, Dalih Untuk Pemerataan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!