

BANTUL (DIY) | matayogya.com – Sesosok mayat Mrs. X ditemukan mengambang di aliran Sungai Celeng, Padukuhan Numpukan, Kalurahan Karangtengah, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, pada Minggu (9/11/2025) pukul 09.45 WIB.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengungkapkan, mayat tersebut ditemukan pertama kali oleh Ali Ahmad Firdaus Mahali (13), warga Padukuhan Dronco, Kalurahan Girirejo, Kapanewon Imogiri, Bantul, serta Fahri Ali Mufid (11) warga Padukuhan Dronco, Kalurahan Girirejo, Kapanewon Imogiri, Bantul saat sedang bersepeda pagi di Jalan Mojolegi atau tepat di samping talud Sungai Celeng.
Selanjutnya, anak-anak tersebut sampai di selatan Jembatan Numpukan, tiba-tiba mereka melihat ada sesosok mayat seorang wanita di dalam aliran air Sungai Celeng dengan kondisi dangkal dan jernih.
”Anak-anak itu langsung memberitahukan kepada warga Mojolegi yang sedang gotong royong di area RT 01 Mojolegi,” kata Rita.
Mengetahui hal tersebut, Saryanto, salah seorang warga setempat langsung melaporkan kepada Bhabinkamtibmas Kalurahan Karangtengah, lalu selanjutnya diteruskan ke Polsek Imogiri.
Terbongkarnya Identitas Mayat X:
Petugas Polsek Imogiri, Inafis Polres Bantul, Puskesmas Imogiri 2, serta unsur PMI tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan. “Dari hasil identifikasi, korban diketahui bernama SPN (55), warga Manding Dawang, Kalurahan Sabdodadi, Kapanewon Bantul,” ungkap Rita.
“Korban diketahui berprofesi sebagai ibu rumah tangga. Hasil pemeriksaan tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” imbuhnya.
Rita menegaskan, petugas medis hanya menemukan memar pada punggung dan tangan kiri korban. Hasil pemeriksaan menunjukkan korban telah meninggal dunia sekitar 8 hingga 12 jam sebelum ditemukannya.
“Dugaan sementara korban meninggal dunia karena terpeleset atau terseret arus saat beraktivitas di sekitar sungai, namun penyebab pastinya masih dalam penyelidikan,” pungkasnya.
Pihak keluarga yang diwakili Kepala Dukuh Manding Dawang kemudian datang ke lokasi dan memastikan bahwa korban benar adalah SPN. Setelah proses identifikasi selesai, jenazah dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.
(redaksi.)
Ikuti Saluran MY:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb7ZDWBHAdNVR2Jkqr14




