Dua SPPG di Kapanewon Wonosari Ditutup Sementara Buntut Dugaan Keracunan MBG di 2 Sekolahan

SPPG Jeruksari, sebagai Distributor Menu MBG di SD N Piyaman 3.(fto:arf_MY)

GUNUNGKIDUL (DIY) | matayogya.com – Dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul dihentikan sementara pada Senin (6/10/2025). Pemberhentian 2 (dua) SPPG tersebut diduga buntut adanya dugaan keracunan menu MBG yang terjadi di SD N Piyaman 3 serta MTsN 4 Gunungkidul beberapa waktu lalu.

Dandim 0730/Gunungkidul, Letkol Inf Roni Hermawan mengatakan ada dua dapur SPPG yang ditutup yakni yang SPPG Jeruksari dan juga SPPG Siraman.

“Ada dua dapur, yang pertama itu di SPPG Jeruksari dan SPPG Siraman,” kata Dandim 0730/Gunungkidul, Letkol Inf Roni Hermawan saat dihubungi via pesan wartawan matayogya.com, Senin (6/10/2025) malam.

“SPPG Jeruksari menjadi suplier pendistribusian di SD N Piyaman 3, serta untuk SPPG Siraman pendistribusiannya di MTsN 4 Gunungkidul.” Imbuh Dandim.

Baca Juga :  WUJUDKAN RASA SYUKUR, TRADISI SAKRAL RASULAN DI PADUKUHAN SAMBENG I TETAP DILESTARIKAN

Lebih lanjut dijelaskan, masing-masing SPPG tersebut sementara tidak beroperasi sembari menunggu hasil lab Dinas Kesehatan serta syarat yang harus dipenuhi untuk SPPG salah satunya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS)

Sedangkan untuk penyebabnya, Roni mengungkapkan, terkait kasus dugaan keracunan MBG yang terjadi di Wonosari beberapa waktu lalu salah satunya di SD N Piyaman 3. Namun Roni memastikan 2 (dua) SPPG itu hanya ditutup sementara sembari untuk melakukan perbaikan secara internal dalam SPPG tersebut.

Terpisah, salah seorang wali siswa ABS (38) mengatakan, pemberitahuan pemberhentian SPPG tersebut didapat para wali siswa melalui pesan grup WhatsApp.

Lebih lanjut, ABS mengaku takut terhadap keselamatan anaknya karena maraknya dugaan keracunan menu MBG. “Dengan maraknya dugaan keracunan menu MBG, saya takutkan kepada anak-anak karena menurut saya tidak semua anak itu memiliki daya tahan tubuh imun yang sama,” ungkapnya, disela-sela obrolannya di angkringan Senin (6/10/2025) malam.

Baca Juga :  NGAKU DIKEROYOK OLEH SEKELOMPOK ORANG TAK DIKENAL, DUA PELAJAR ALAMI LUKA LEBAM DI SEKUJUR TUBUHNYA, KELUARGA LAPOR POLISI NAMUN KECEWA BELUM DITINDAK LANJUTI

Hingga berita ini dipublikasikan reporter matayogya.com tengah mengubungi kepala SPPG Jeruksari, Ahmad Faizal. Namun, hingga kini belum ada konfirmasi terkait pemberhentian operasi SPPG tersebut.

Penulis: Arf_MY.
Editor: Redaktur.

Ikuti Saluran MY:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb7ZDWBHAdNVR2Jkqr14

Related Post "Dua SPPG di Kapanewon Wonosari Ditutup Sementara Buntut Dugaan Keracunan MBG di 2 Sekolahan"
MEMASUKI LIBUR NATARU; BEBERAPA BAHAN PANGAN ALAMI KENAIKAN TAJAM, SALAH SATUNYA DAGING AYAM DAN TELUR
Publik Saat Ini; Dilema etika Seputar Fotografi Jalanan dan Tugas Journalis
SALING LEMPAR BOLA PANAS, KASUS PENYELEWENGAN DANA DESA KALURAHAN NGUNUT: DANARTA SEBUT SEMUA PAMONG TERLIBAT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!