Angka Kecelakaan di Gunungkidul Meningkat dalam Tiga Bulan Terakhir: Nyawamu Luwih Berharga, Timbang Aspal’e Negara

GUNUNGKIDUL (DIY) | matayogya.com – Memasuki Awal bulan Mei hingga 24 Juli 2025, Satuan Laka Lantas (SatLantas) Polres Gunungkidul mencatat ada sebanyak 214 insiden kecelakaan terjadi di wilayah Kabupaten Gunungkidul, D.I.Yogyakarta. Peristiwa kecelakaan sebagian besar melibatkan kendaraan roda dua, dengan korban meninggal mencapai puluhan jiwa.

Terkonfirmasi Kepada awak media, Kanit Gakkum Satlantas Polres Gunungkidul, Ipda Nur Ikhwan, menjelaskan, angka kecelakaan tercatat 25 korban meninggal dunia. Sementara itu, korban luka berat tercatat Nol, serta sisanya mengalami luka ringan, selain itu tercatat juga kerugian material diangka -+ Rp 201.000.00,.

“Kecelakaan mayoritas melibatkan sepeda motor, dan hampir semuanya terjadi di jalur-jalur padat lalu lintas.” Ujar Nur Ikhwan, Kamis, (24/7/2025) siang, di ruang mediasi unit Gakkum Res.Gk.

Baca Juga :  Gunungkidul Geger ; Terkait Korban Asusila Diduga Mendapat Intimidasi Dari Oknum Aparat

Lebih lanjut dijelaskan, beberapa titik rawan kecelakaan adalah Jalan Nasional Jogja–Wonosari serta Jalur Lintas Selatan (JJLS). Ruas ini kerap menjadi lokasi insiden karena padat kendaraan, khususnya saat jam sibuk. Serta untuk JJLS sendiri banyaknya pengendara yang belum begitu menguasai kondisi jalan.

Nur Ikhwan menyebutkan, faktor penyebab kecelakaan beragam, mulai dari kesalahan pengendara (Human error), dan Peningkatan Volume Kendaran.

Pihaknya juga tetap terus berupaya menekan angka laka dan terus memberikan edukasi terkait keselamatan dan keamanan untuk berkendara.

Kami dari SatLantas Polres Gunungkidul selalu menghimbau kepada seluruh pengguna jalan, Patuhi marka jalan dan rambu lalu lintas, Gunungkidul itu jalannya naik turun dan berkelok, jadi harus ekstra hati-hati. Pepatah jawa mengatakan “Nyawamu Luwih Berharga, Timbang Aspal’e Negara” (nyawamu lebih berharga, dari pada aspal milik negara).

Baca Juga :  Opini: Sudah saatnya Kawal dan Pantau Dana Desa yang Banyak tak Tepat Sasaran

(redaksi.)

Related Post "Angka Kecelakaan di Gunungkidul Meningkat dalam Tiga Bulan Terakhir: Nyawamu Luwih Berharga, Timbang Aspal’e Negara"
MEMASUKI LIBUR NATARU; BEBERAPA BAHAN PANGAN ALAMI KENAIKAN TAJAM, SALAH SATUNYA DAGING AYAM DAN TELUR
Publik Saat Ini; Dilema etika Seputar Fotografi Jalanan dan Tugas Journalis
SALING LEMPAR BOLA PANAS, KASUS PENYELEWENGAN DANA DESA KALURAHAN NGUNUT: DANARTA SEBUT SEMUA PAMONG TERLIBAT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!